Download 1. Teori & Prinsip Fraud PDF

Title1. Teori & Prinsip Fraud
File Size441.7 KB
Total Pages20
Document Text Contents
Page 2

2


A. LATAR BELAKANG

Kesalahan yang sering terjadi baik di organisasi provit maupun di organisasi non provit

khususnya pemerintahan dapat disebabkan oleh faktor kesangajaan maupun kelalaian. Kelalaian

umumnya terjadi karena ketidak tahuan akan prosedur akuntansi ataupun karena tidak

mencermati dengan baik salah saji material sewaktu menyusunan laporan keuangan.

Adapun kesalahan yang terjadi karena kesengajaan atau penyimpangan disebut dengan

istilah Fraud. Association of certified Fraud Examintaion (ACFE) mendefinisikan Fraud sebagai

tindakan mengambil kentungan secara sengaja dengan cara menyalahgunakan suatu

pekerjaan/jabatan atau mencuri asset/sumber daya dalam organisasi.

Akhir – akhir ini profesi akuntan sedang menerima sorotan tajam dalam dunia internasional

karena dianggap menjadi pemicu serangkian krisis financial yang melanda perekonomian global.

Sebagai contoh, kasus yang melibatkan KAP Arhtur Anderson yang mengaluarkan opini audit

wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada Perusahaan Multinasional Enron Ltd. Ternyata tidak

lama setelah itu, Enron Ltd ambruk dan dinyatakan bangkrut.

Kebangkrutan Enron Ltd, sontak menghentak dunia financial khususnya Wall Stret.

Bagaimana tidak, pasca dikeluarkannya opini audit WTP oleh KAP Arthur Anderson, harga

saham Enron Ltd pun mengalami kenaikan.Sehingga kebangkrutannya menyebabkan kepanikan

dalam industry financial.Hal inipun memicu terjadinya krisis di kawasan Asia yang memeng

sangat rentan.

Dalam kasus tersebut KAP Arthur Andesron secara khusus dan Profesi Akuntansi Publik

secara umum adalah pihak yang paling bertanggung jawab.Akibat Opini Auditnya menyebabkan

terjadinya kegaduhan yang berujung krisis di Industri Keuangan Global.

Tidak hanya di luar negeri. Kasus – kasus Fraud juga marak terjadi di dalam Negeri. Seperti

kasus Bank Lippo yang merugikan Negera hingga Ratusan Milyar hingga kasus bank Century

yang merugikan Negera hingga Triliunan Rupiah. Tentu kasus – kasus tersebut adalah cerminan

bagaimana Akuntansi sendiri bisa disalahgunakan untuk berbuat kecurangan (Fraudulent

Statmenet), meskipun kecurangan sepenuhnya bukan terjadi karena akuntansi namun bisa juga

disebakan oleh Korupsi.

Page 19

19


 EVOLUSI KARAKTERISTIK FRAUD.

Untuk memudahkan memahami proses Audit Fraud, maka hal dibawa ini mesti diperhatikan.

No PENJELASAN KETERANGAN

1 MOTIVASI (TEKANAN) Kebutuhan financial, keserakahan

2 Kesempatan Pengetahuan dan kesempatan untuk melakukan Fraud.

3 Pembenaran Persoalan Etika yang lemah dan adanya kurang lebih 25

alasan untuk melakukan Fraud.

4 Melakukan Fraud Melakukan skema khusus, biasanya dimulai dari hal kecil.

5 Converse asset ke uang tunai Hanya jika dibutuhkan. Biasanya sang pelaku tidak

langsung menguankan asset yang digelapkan

6 Menyembunyikan kejahatan Hanya jika diperlukan (tidak perlu apabila tidak dicari)

7 Red Flags Fraud bisa didetaksi dari adanya perubahan gaya hidup

dari sang pelaku Fraud

8 Kecurigaan atau Penemuan Penemuan adanya Fraud paling sering karena

ketidaksengajaan ataupun karena adanya audit.

9 Menentukan Prediksi Sebelum investigasi dimulai, auditor menentukan predeksi

yang akan di investigasi berdasarkan kecurigaan

10 Fraud Theory Teori Fraud membantu mengidentifikasi resiko fraud dan

bagaimana fraud disembunyikan

11 Fraud Investigasi Mengumpulkan dan mengidentifikasi bukti forensic,

kehilangan asset, dokumen yang hilang, dan bukti

keuangan yang dibutuhkan

12 Menulis laporan Hasil investigasi dilaporakan dan ditulis.

Similer Documents