Download Case Report Dhf PDF

TitleCase Report Dhf
File Size677.4 KB
Total Pages44
Document Text Contents
Page 2

2


KATA PENGANTAR



Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena

atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan case report yang

berjudul “Demam Berdarah Dengue”. Selama menyelesaikan case report ini,

banyak pihak yang membantu penulis. Oleh karena itu, melalui kesempatan ini

penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. dr. Franky Sientoro, sp.A., selaku pembimbing case report

2. Segenap staf pembimbing Ilmu Kesehatan Anak RSUD Tarakan

Kalimantan Utara

3. Rekan-rekan kepaniteraan klinik Ilmu Kesehatan Anak Fakultas

Kedokteran Universitas Kristen Indonesia yang telah membantu penulis

baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penulisan case report

ini.

Penulis menyadari bahwa penulisan case report ini masih jauh dari

sempurna, mengingat keterbatasan kemampuan dan pengalaman yang

penulis miliki. Oleh karena itu, diharapkan saran dan kritik yang bersifat

membangun untuk kesempurnaan penulisan case report ini. Dengan ini

penulis mengucapkan terima kasih.





Tarakan, 3 Juli 2017





Penulis

Page 22

22


Kliasifikasi Derajat Penyakit Infeksi Virus Dengue5

Derajat penyakit DBD diklasifikasikan dalam 4 derajat (pada setiap

derajat sudah ditemukan trombositopenia dan hemokonsentrasi)

Derajat Gejala

Derajat I Demam disertai gejala tidak khas dan satu-satunya

manifestasi perdarahan ialah uji bendung.

Derajat II Seperti derajat I, disertai perdarahan spontan di kulit dan

atau perdarahan lain.

Derajat III Didapatkan kegagalan sirkulasi, yaitu nadi cepat dan

lambat, tekanan nadi menurun (20 mmHg atau kurang)

atau hipotensi, sianosis di sekitar mulut, kulit dingin dan

lembap dan anak tampak gelisah.

Derajat IV Syok berat (profound shock), nadi tidak dapat diraba dan

tekanan darah tidak terukur.



2.5 Diagnosis 2,5

Berdasarkan petunjuk klinis, dibuat kriteria diagnosis klinis, yang terdiri

atas kriteria diagnosis klinis demam dengue (DD), demam berdarah dengue

(DBD), demam berdarah dengue dengan syok (SSD), dan expanded dengue

syndrome (EDS).



Diagnosis klinis demam dengue :

 Demam 2-7 hari yang timbul mendadak, tinggi, terus-menerus, bifasik

 Manifestasi perdarahan baik spontan seperti petekie, purpura, ekimosis,

epistaksis, perdarahan gusi, hematemesis dan atau melena; maupun berupa

uji tourniquet positif

 Nyeri kepala, myalgia, atralgia, nyeri retroorbital

 Dijumpai kasus DBD baik di lingkungan sekolah, rumah atau di sekitar

rumah

 Leukopenia <4.000/mm3

 Trombositopenia <100.000/mm3

Apabila ditemukan gejala demam ditambah dengan adanya dua atau lebih

tanda dan gejala lain, diagnosis klinis demam dengue dapat ditegakan

Page 44

44


apabila tidak ada penyulit atau penyakit lain yang menyertai trombosit akan kembali

ke kadar normal dalam waktu 3-5 hari.



DAFTAR PUSTAKA

1. Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak FKUI. : DHF. Buku Kuliah 3 Ilmu

Kesehatan Anak. Percetakan Infomedika. Jakarta. 1985. P. 1228 – 31.

2. Soedarmo, Sumarmo S. Poorwo, Herry Garna, Sri Rezeki S. Hadinegoro, Hindra

Irawan Satari, penyunting. Buku Ajar Infeksi & Pediatri Tropis. Edisi ke-2.

Jakarta : IDAI. 2008. H. 155-156

3. InfoDatin. Situasi DBD. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kessehatan

Republik Indonesia 2016

4. Hadinegoro SI. Tatalaksana Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Edisi ke-3.

Jakarta: DEPKES RI. 2004

5. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit, World Health

Organization, Jakarta, Indonesia. 2009

Similer Documents