Download Hidrolisa Pati PDF

TitleHidrolisa Pati
File Size663.1 KB
Total Pages23
Document Text Contents
Page 2

INTISARI



Pati merupakan polisakarida dengan jumlah yang melimpah dan memiliki komposisi

yang berbeda tergantung pada tanaman yang menjadi sumbernya. Modifikasi terhadap pati

yang paling banyak digunakan adalah hidrolisa dengan asam dan enzim. Hidrolisa denghan

enzim memiliki keuntungan kondisi reaksi yang lebih normal. Akan tetapi, harga yang

dibutuhkan lebih tinggi untuk investasi awal, enzim – enzim yang dibutuhkan, dan

laboratorium yang canggih. Hidrolisa dengan asam memiliki kelebihan, laju reaksi yang

cepat, pretreatment yang sederhana, murah, katalisnya mudah didapat. Pada percobaan ini

akan dilakukan hidrolisa asam dengan variable konsentrasi HCl.

Pada reaksi hidrolisis pati dengan air, air akan menyerang pati pada ikatan 1-4α

glukosida menjadi rantai yang lebih pendek. Hidrolisa pati terjadi antara suatu reaktan pati

dengan reaktan air. Reaksi ini adalah orde satu, karena konsentrasi reaktan air yang dibuat

berlebih sehingga perubahan reaktan dapat diabaikan.



Mula-mula, menghitung densitas tepung tapioka dan HCl untuk mencari kebutuhan

tepung tapioka, serta membuat larutan glukosa standar. Setelah itu uji standarisasi larutan

fehling. Disaat yang bersamaan, dilakukan analisa kadar pati awal dengan memasukkan

pati, HCl dan air sampai ke dalam labu leher tiga. Selanjutnya dipanaskan sampai 75
0
C dan

diaduk dengan magnetic stirrer selama 1 jam dan uji kadar pati dengan titrasi glukosa

standar. Proses selanjutnya adalah hidrolisa pati dengan bahan yang sama seperti kadar

pati awal. Lalu dipanaskan sampai 75
0
C dan dianggap sebagai t0. Mengmbil larutan sampel

sebanyak 20 mL untuk dinetralkan pHnya, selanjutnya ambil 5 mL kemudian diencerkan 100

mL, dan ambil 5 mL untuk titrasi. Hal tersebut dilakukan berulang setiap 5 menit sebanyak 5

kali.



Kesimpulan dari percobaan ini adalah, semakin lama waktu yang digunakan untuk

reaksi maka semakin besar pula konversi yang dicapai. Semakin besar konsentrasi

katalisator, konversi semakin besar. Semakin tinggi normalitas katalis yang digunakan maka

akan meningkatkan konstanta kecepatan reaksi. Saran dari percobaan ini adalah, pada saat

proses penetralan pH harus tepat pH 7. Suhu supaya dijaga konstan 75
0
C. Percobaan

hidrolisa pati dikembangkan dengan menggunakan metode lain untuk mengetahui perbedaan

pati termodifikasi yang dihasilkan.

Similer Documents