Download Kak Makam Pahlawan PDF

TitleKak Makam Pahlawan
File Size107.9 KB
Total Pages9
Document Text Contents
Page 2

2


Lokasi Makam Pahlawan KH. Noer Alie oleh masyarakat pada saat ini dianggap sebagai

Taman Makam Pahlawan. Makam KH. Noer Alie berlokasi Asrama Puteri Pesantren At-Taqwa

Pusat, Jalan Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan seluas 5 hektare hingga

kini masih dihuni oleh keluarga besar KH Noer Alie.

Saat ini kondisi Makam Pahlawan KH. Noer Alie mengalami penurunan yang cukup

signifikan. Terjadinya peningkatan intensitas aktivitas tidak diimbangi dengan penyediaan

fasilitas. Kondisi bangunan tampak kurang terawat dan terdapat sedikit kerusakan di beberapa

sudut. Selain itu keberadaan pedagang kaki lima yang tidak tertata dan kondisi parkir yang tidak

teratur menambah kesan semrawut pada Makam Pahlawan KH. Noer Alie. Bahkan seringkali

terjadi kemacetan lalu lintas disekitar makam akibat luapan aktivitas para peziarah. Meskipun

kapasitas makam tidak mampu mewadahi aktivitas peziarah, namun kondisi sosial budaya

masyarakat yang ada masih menghargai dan menghormati makam pahlawan KH Noer Alie.

Menghadapi fenomena tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi berusaha

membangun dan merevitalisasi Makam Pahlawan KH. Noer Alie. Berdasarkan ketentuan,

pembangunan suatu fasilitas masyarakat dalam hal ini Taman Makam Pahlawan, diperlukan

adanya studi kelayakan terlebih dahulu. Hasil studi kelayakan ini lah yang nantinya akan

menjadi bahan pertimbangan utama untuk menentukan apakah Makam Pahlawan KH Noer Alie

layak untuk direvitalisasi dan dikembangkan.



I.2 Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan studi kelayakan pengembangan Taman Makam Pahlawan

Kabupaten Bekasi ini adalah untuk mengetahui apakah Taman Makam Pahlawan layak untuk di

kembangkan atau tidak di Kabupaten Bekasi.

Sedangkan tujuan dari pelaksanaan studi kelayakan pengembangan Taman Makam

Pahlawan Kabupaten Bekasi ini adalah sebagai berikut:

a. Terlaksananya pembangunan Taman Makam Pahlawan yang memenuhi persyaratan

teknis dengan periode pelayanan yang sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat dan

kapasitas pelayanan yang profesional.

b. Terjaminnya kesinambungan interaksi sosial budaya masyarakat, dimana konsep yang

diterapkan sudah mempertimbangkan: kearifan lokal, kemampuan keuangan,

kemampuan kelembagaan pengelola, dan kemampuan sumber daya manusia yang

tersedia.

c. Pekerjaan yang akan dibangun dapat memberikan dampak yang baik terhadap

lingkungan sekitarnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Similer Documents