Download KEPMEN 555 PDF

TitleKEPMEN 555
File Size1.2 MB
Total Pages345
Document Text Contents
Page 2

Modul Peraturan Perundangan Page - 2
Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor: 555.K/26/M.PE/1995

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 11 Tahun 1967 (LN Tahun 1967 Nomor 22, TLN

Nomor 2831);

2. Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 (LN Tahun 1970 Nomor 1, TLN Nomor
2981);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1969 (LN Tahun 1969 Nomor 60, TLN
Nomor 2916) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor

79 Tahun 1992 (LN Tahun 1992 Nomor 130, TLN Nomor 3510);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1973 (LN Tahun 1973 Nomor 25, TLN

Nomor 3003);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1980 (LN Tahun 1980 Nomor 47, TLN

Nomor 3174) dan

6. Keputusan Presiden Nomor 96/M Tahun 1993 tanggal 17 Maret 1993.



MEMUTUSKAN :



Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI PERTAMBANGAN DAN ENERGI TENTANG

KESELAMATAN KESEHATAN KERJA PERTAMBANGAN UMUM





BAB I

KETENTUAN UMUM

Bagian Pertama Umum



Pasal 1

Pengertian



Dalam Keputusan Menteri ini yang dimaksud dengan :

1. Tempat Usaha Pertambangan adalah setiap tempat pekerjaan yang bertujuan atau berhubungan

langsung dengan penyelidikan umum, eksplorasi, study kelayakan, konstruksi, operasi produksi

atau eksploitasi, pengolahan atau pemurnian, pengangkutan, penjualan, bahan galian golongan a,

b, dan c termasuk sarana dan prasarana penunjang yang ada diatas atau dibawah tanah, baik

yang berada dalam satu wilayah atau pada tempat yang terpisah.

2. Perusahaan Pertambangan adalah orang atau badan usaha yang diberi wewenang untuk

melaksanakan usaha pertambangan berdasarkan Kuasa Pertambangan atau Perjanjian Karya.

Page 173

Modul Peraturan Perundangan Page - 173
Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor: 555.K/26/M.PE/1995

5. Pengawas teknis harus melakukan :

a. melakukan pemeriksaan terhadap sarana prasarana penggunaan derek pada tambang

bawah tanah dengan selang waktu tidak lebih dari 24 jam untuk derek yang digunakan

mengangkut orang dan selang waktu 7 hari untuk derek yang digunakan mengangkut

barang;

b. pemeriksaan sarana trasportasi orang dan barang setiap level;

c. pemeriksaan pompa-pompa pengeringan tambang dan

d. pemeriksaan terhadap kondisi penyanggaan.





Pasal 301

Tugas Dan Kewajiban Pekerja Tambang

Bawah Tanah



1. Selain ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 dan 33, setiap pekerja :

a. harus bekerja sama serta patuh pada petunjuk yang diberikan oleh pengawas atau

petugas yang bertanggung jawab pada suatu kegiatan;

b. tidak mengakibatkan orang lain tidak dapat bekerja;

c. tidak memindahkan atau merusak pagar pengaman, penutup, penghalang, tanda

peringatan atau prasarana lain yang dipasang untuk tujuan keselamatan;

d. dilarang berjalan ke dan dari tempat kerja lain selain melalui jalan yang telah ditentukan;

e. dilarang melewati secara paksa penghalang atau tanda peringatan bahaya (ger tape)

kecuali seizin pengawas;

f. dilarang tidur selama berada di tambang bawah tanah dan

g. dilarang membuka secara paksa pintu terkunci, memasuki ruangan mesin atau ruang

kontrol kecuali mendapat izin pengawas.

2. Pada saat kegiatan penambangan maka :

a. pekerja tambang harus memeriksa secara teliti pada :

1) permuka kerja;

2) jalan yang sedang di bongkar atau diperbaiki dan

3) penyangga yang sedang dipasang atau di bongkar; terutama apabila di sekitar

tempat tersebut baru dilakukan kegiatan peledakan.

b. pekerja tambang harus memastikan bahwa tempat kerja yang ditinggalkan pada akhir

gilir kerja dalam kondisi aman. Namun apabila hal tersebut tidak dapat terlaksana, maka

daerah tersebut harus dipagar dan dilaporkan Kepada Kepala Tambang Bawah Tanah

dan

Similer Documents