Download perhitungan roda gigi PDF

Titleperhitungan roda gigi
File Size260.8 KB
Total Pages8
Document Text Contents
Page 1

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ismail Muchsin, ST.M.Sc ELEMEN MESIN II 1



Perhitungan Roda Gigi Dengan Alur

Direncanakan roda gesek dengan putaran poros penggerak n1 =

5600 rpm harus memindahkan daya p2 = 103 kW pada sebuah poros dengan n2 =

1480 rpm dan  = 0,90 dari bahan Fe 490 maka poros penggerak harus

memberikan daya sebesar :

 63,64
90,0

164,582
1




p
p kW

Garis tengah poros penggerak d poros untuk suatu momen puntir :

 

)/1(
60

6000
2

)/.(64630
1

s

smN
M



 9,102
628

64630
 N.m

 3430
)/(30

).(10.9,102
2

3

1
1


mmN

mmNM
W




 mm

3


 W1 = 0,2 d
3
poros1

dporos1 =
3

23,0
3430



dporos1 = 16 mm = 20 mm

Karena memperhitungkan perlemahan alur pasak maka diameter poros (d poros1)

dibuat menjadi = 20 mm.



Garis tengah poros yang digerakkan dporos2 untuk :

 9,102
1680

6000
9,0

1
xxM 

= 58,56 x 10
3
Nm

 3430
)/(30

).(10.5,331
2

3

2
1


mmN

mmNM
W




 mm3 =1105

 W1 = 0,2 d
3

poros1

dporos1 = 28 mm = 30 mm



Kalau garis tengah roda kecil d2 = (8...10) dporos2 = 160 mm

 8,100
6000

1680.360

1

2.2

1


n

nd
d

103 = 114,44 kW = 114,44 Nm/s

0,90

11444 = 11444 = 19,52 Nm

2 5600 586,13

60

19,52 . 10
3
= 650,67 mm

3

30

66,47 = 223 mm
3
= 11050 mm

30

19,52 Nm = 388,07 N

0,0503 m

Page 2

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ismail Muchsin, ST.M.Sc ELEMEN MESIN II 2



 N
m

mN
F 6,2037

)(0503,0

).(9,102
 , pada 2 = 35

o
; f = 0,15

Gaya g = 2 F = 4 kN



Banyaknya alur yang dapat diambil :

350

F
Z 

68,5
350

6,2037
Z




Menentukan Ukuran Roda Gigi

Untuk merancang roda gigi yang mampu mentransmisikan daya

maksimum sebesar 103 kW (138 HP) pada putaran 5600 rpm. Pada mobil Opel

Blazer DOHC dan direncanakan menggunakan roda gigi miring.

Hal-hal yang direncanakan antara lain :

- Sudut miring , α = 25
o


- Sudut tekanan , β = 20
o


- Jarak sumbu poros , a = 100 mm

- Perbandingan transmisi seperti pada brosur, (I)

- Modul (m) = 3

Karena dasar dalam perencanaan roda gigi yaitu perbandingan kecepatan atau

perbandingan transmisi (I) yaitu perbandingan diameter lingkungan jarak roda gigi

atau jumlah gigi satu dengan jumlah gigi yang kedua.



(Sularso,P=216)



Perhitungan Transmisi I

Untuk transmisi II (2) sampai transmisi 5(V) dapat dilihat pada table 4.1.

 Diameter jarak bagi lingkaran sementara, d’

d’1 = 2a/(1+I)
)1(

2
'
2

i

ai
d




=
)579,31(

1002



x
=

)579,31(

579,31002

x

xx


= 39,76 mm = 160,24 mm

1

2

1

2

'

'

Z

Z

d

d
Z 

388,07 = 2,6 = 3 buah

150

1 + 4,03
2 x 100 x 4,03

( 1 x 4,03 )

Page 3

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ismail Muchsin, ST.M.Sc ELEMEN MESIN II 3



d’1 = 40 mm d’2 = 160 mm

 Jumlah gigi ; Z

Z1 = d’1/ m
m

d
Z 1

2

'


=
3

44
=

3

156


= 13,3 = 14 gigi = 53 gigi



 Dimensi Roda gigi :

 Diameter tusuk, Dt :

Dt1 = m x Z1 Dt2 = m x Z2

= 3 x14 = 3 x 53

= 42 mm = 159 mm



 Diameter kepala, Dk :

Dk1 = m (Z1 + 2) Dk2 = m (Z2 + 2)

= 3 x (14 + 2) = 3 x (53 + 2)

= 48 mm = 165 mm



 Diameter kaki, Df :

Df1 = m (Z1 – 2) Df2 = m (Z2 – 2)

= 3 x (14 – 2) = 3 x (53 – 2)

= 36 mm = 153 mm



 Tinggi gigi, Tg :

Tg = Tkep + Tkaki

= 1 m + 1,17 m

= 2,17 m

= 2,17 x 3

= 6,5 mm







40

3

160

3

Page 7

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ismail Muchsin, ST.M.Sc ELEMEN MESIN II 7



Perhitungan Efisien Roda Gigi

Perhitungan efisiensi roda gigi diambil berdasarkan data jumlah roda

gigi masing-masing yang telah dihitung pada sub bab 4.3. efisiensi roda gigi

yang akan dihitung adalah efisiensi masing-masing transmisi, efisiensi mekanis

serta efisiensi total.

Jumlah gigi pada setiap roda gigi :

Z1 = 14 Z6 = 40 Z11 = 15

Z2 = 53 Z7 = 33 Z12 = 52

Z3 = 22 Z8 = 33 Z13 = 22

Z4 = 45 Z9 = 17

Z5 = 26 Z10 = 34



a. Efisiensi transmisi I








 





87

87

21

21

..7

1
1

ZZ

ZZ

ZZ

ZZ


= 






 





33.33

3333

52.15

5215

7

1
1

= 0,9791 = 97,91 %



b. Efisiensi transmisi II








 





65

65

21

21

..7

1
1

ZZ

ZZ

ZZ

ZZ
II



= 59,979759,0
40.26

4026

52.15

5215

7

1
1 







 



 %



c. Efisiensi transmisi III








 





43

43

21

21

..7

1
1

ZZ

ZZ

ZZ

ZZ
III



= 81,979781.0
45.22

4522

52.15

5215

7

1
1 







 



 %



14 + 53

14 x 53

14 + 53

14 x 53

14 + 53

14 x 53

Similer Documents